Jamu Pelancar Haid

Jamu pelancar haid

Jamu Pelancar Haid

Haid adalah siklus bulanan yang terjadi pada wanita ditandai dengan keluarnya darah dari vagina. Kelancaran siklus haid menjadi penanda baik positif maupun negatif kondisi tubuh Anda. Jika siklus haid lancar, berarti itu pertanda baik. Sebaliknya, jika tidak lancar maka Anda perlu segera mencari tahu yang tidak beres dan mengobatinya. Memahami dengan jelas kriteria haid yang normal akan membantu Anda dalam memeriksa apa yang benar dan tidak mengeai kesehatan sistem reproduksi Anda. Temukan secara lengkap kriteria haid disebut normal serta jamu pelancar haid dalam artikel ini.

Baca Juga: Cara agar Cepat Haid

Bagaimana Kriteria Haid yang Normal?

Setelah mengalami haid, wanita akan mulai memahami siklus bulanan mereka termasuk frekuensi, durasi, dan periode aliran darah yang keluar. Wajar bagi Anda merasa khawatir, jika siklus bulanan mengalami perubahan, seperti lebih lama atau lebih cepat dari biasanya.

Lantas, apakah itu berarti haid yang Anda alami tidak normal? Bisa jadi iya, karena setiap tubuh wanita itu unik, ia memiliki kriteria normalnya masing-masing. Walaupun jika dirata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari, dan periodenya terjadi rata-rata selama 3-5 hari, tapi variasi siklus haid sangatlah umum terjadi pada setiap wanita.

Namun, dibanding mengkhawatirkan jumlah hari atau frekuensi menstruasi, wanita seharusnya fokus pada perubahan siklus yang mereka alami sendiri. Apakah haid yang Anda alami normal atau tidak, Anda dapat melacak melalui catatan siklus menstruasi Anda. Pelacakan ini akan memberikan gambaran mengenai kondisi Anda.

Ada beberapa jenis perubahan yang mungkin terjadi dan itu bisa berarti banyak hal. Misal, ketika periode menstruasi tiba-tiba terhenti dan tidak mengalaminya sama sekali pada usia 15 tahun atau di atasnya (disebut juga dengan Amenore), dalam kurun waktu tiga bulan atau lebih secara berturut-turut. Anda dapat memeriksa apakah ada masalah dengan hal ini. Amenore biasa terjadi karena kondisi hormon,stres, masalah anatomi, atau kehamilan.

Begitupun sebaliknya, ketika darah haid yang keluar lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini dapat terjadi karena adanya penggunaan obat-obatan tertentu (seperti pengencer darah atau steroid), pil KB, gangguan pembekuan (penyakit von willebrand), keguguran atau kehamilan ektopik, polip uterus (pertumbuhan non-kanker di lapisan rahim), dan kanker rahim. Jika sudah begini, Anda patut waspada.

Selanjutnya, rasa sakit atau kram selama periode haid. Walaupun sebagian besar wanita merasakan kram saat rahim berkontraksi untuk melepaskan lapisannya, rasa sakit biasanya akan reda dalam 1-2 hari. Namun, ada beberapa wanita yang rasa sakitnya begitu intens, sehingga mereka kesulitan bangun dari tempat tidur atau beraktivitas pada umumnya.

Baca Juga: Fakta atau Mitos: Minum Es Dapat Menghambat Haid?

Obat Pelancar Haid

Obat pelancar haid akan diberikan tergantung pada kondisi yang mendasarinya termasuk:

1. Suplemen Zat Besi

Jika tiba-tiba darah haid Anda keluar secara berlebihan, tubuh akan mengalami pengurangan zat besi yang ekstrim. Sedangkan zat besi dibutuhkan untuk menghasilkan hemoglobin, molekul yang membantu sel darah merah Anda mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Haid dengan keluarnya darah secara berlebihan akan membuat Anda kekurangan sel darah merah dan dapat mengarah ke anemia. Dokter akan memberikan resep agar konsumsi zat besi Anda terpenuhi dengan suplemen.

2. Vitamin D

Vitamin D dapat digunakan untuk memperlancar siklus haid Anda. Berbagai studi membuktikan konsumsi vitamin D sesuai untuk Anda yang mengalami masalah ketidakteraturan darah haid serta masalah lain seperti PCOS. Sumber vitamin D dapat Anda temukan di berbagai sumber seperti, makanan harian Anda, buah-buahan, susu, cereal, suplemen, atau bahkan paparan sinar matahari. Sebelum mulai mengonsumsinya pastikan Anda telah mendiskusikannya dengan dokter.

3. Kapsul Magnesium

Magnesium dapat digunakan untuk merilekskan lapisan otot rahim. Konsumsi ini 3-4 hari sebelum periode menstruasi dimulai. Anda juga dapat memilih tablet magnesium sitrat atau cairan. Tak hanya dari obat, Anda juga dapat memperoleh sumber magnesium alami dari konsumsi biji-bijian, alpukat, dan sayuran hijau. Pil alami lain yang dapat Anda gunakan adalah chasteberry. Bekerja secara efektif untuk merangsang dan mengatur kelenjar hipofisis, dengan efek menormalkan keseimbangan hormon yang dihasilkan oleh ovarium (hormon estrogen dan progesteron).

Jamu pelancar haid

Sumber vitamin D seperti, makanan harian, buah-buahan, suplemen hingga sinar matahari.

Baca Juga: Kenali Infertilitas pada Wanita

Bahan Alami untuk Pelancar Haid

Selain menggunakan obat, Anda juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk pelancar haid, antara lain adalah:

1. Minyak Jarak

Minyak jarak sudah menjadi bahan alami yang diandalkan sejak zaman Mesir dan Yunani kuno. Walaupun bahan ini digunakan sebagai anti-inflamasi atau mengurangi nyeri kram selama haid, minyak jarak juga dapat berfungsi untuk meningkatkan aliran darah.

Penggunaan minyak jarak tidak disarankan ketika Anda mengalami menstruasi, karena darah haid bisa keluar lebih banyak. Gunakan minyak jarak sebelum periode haid Anda dimulai, lakukan dengan menempelkan kain kapas yang telah direndam minyak jarak ke perut bagian bawah, dan diamkan selama 30-45 menit.

2. Kayu Manis

Kayu manis dapat digunakan sebagai pelancar haid. Kayu manis juga digunakan untul membantu mengatur siklus menstruasi dan memperbaiki kondisi seperti PCOS. Manfaat lain dari kayu manis juga dapat mengurangi nyeri ketika haid dan meredakan mual atau muntah yang terkait dengan kondisi dismenore primer. Kayu manis secara umum memang dianggap sebagai bahan alami yang efektif untuk mengatasi dismenore primer pada wanita muda.

3. Jahe

Jahe memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya dapat melancarkan periode haid dan mengurangi nyeri kram akibat haid. Wanita yang memiliki masalah pendarahan haid yang berat. Mereka dapat menggunakan suplemen jahe untuk mengurangi jumlah darah yang hilang selama haid. Jahe juga memiliki khasiat lain seperti mengurangi gejala PMS, jika dikonsumsi 7 hari sebelum periode haid dimulai.

Baca Juga: Apakah Kista Pengaruhi Kesuburan Wanita?

Dampak Minum Jamu Pelancar Haid

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lu Li dkk pada tahun 2016, menunjukkan hasil yang dapat menjadi gambaran Anda terhadap konsumsi jamu atau obat-obatan herbal terhadap kondisi kesuburan atau kehamilan Anda. Dalam penelitian tersebut disebutkan bila obat-obatan herbal Cina bisa jadi berguna sebagai terapi alternatif atau suplemen dalam pengobatan masalah keguguran.

Walaupun untuk peran, efektivitas, dan keamanannya masih perlu dilakukan studi lebih lanjut. Meski diduga memiliki kontribusi terhadap masalah yang terkait dengan reproduksi wanita, Anda tetap perlu waspada dan mendiskusikannya dengan ahli atau dokter untuk konsumsi bahan-bahan alami seperti jamu dan obat-obatan herbal. Hal ini berguna agar kondisi reproduksi Anda tetap terjaga dan tidak menimbulkan masalah lain.

Mencari berbagai alternatif untuk jamu pelancar haid memang tidak mudah. Pastikan Anda mendapatkan saran medis sebelum mengonsumsi jamu pelancar haid untuk menghindari hal yang tidak diinginkan termasuk gangguan kesehatan organ reproduksi Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di kesempatan yang lain.

Telah direview oleh dr. Sony Prabowo

Source:

Tim Konten Medis
Terakhir diperbarui pada 22 November, 2023
Dipublisikan 4 September, 2023