Aterm Adalah Usia Kehamilan Cukup Bulan: Ketahui Manfaatnya!

Aterm adalah usia kehamilan yang normal Yuk ketahui manfaatnya bagi ibu dan janin

Aterm Adalah Usia Kehamilan Cukup Bulan: Ketahui Manfaatnya!

Anda pernah mendengar istilah aterm? Jangan panik, aterm adalah tahap kehamilan yang normal dan wajar. Mengenali berbagai istilah kehamilan dapat membuat Anda merasa nyaman dan berhati-hati. Pelajari lebih lanjut tentang kehamilan aterm serta manfaatnya bagi bayi di bawah ini.

Aterm Adalah

Kehamilan aterm adalah fase kehamilan yang dianggap normal dalam usia terten tu. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), rentang waktu yang dianggap optimal untuk kehamilan adalah dari aterm penuh, yakni antara 39 minggu 0 hari hingga 40 minggu 6/7 hari. Secara umum, kehamilan berlangsung sekitar 280 hari atau 40 minggu, yang dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir hingga perkiraan hari lahir (HPL) bayi.

Sebelumnya, istilah “aterm” mencakup periode 3 minggu sebelum dan 2 minggu setelah HPL, yaitu pada usia kehamilan 37-42 minggu. Namun, definisi ini telah direvisi oleh ACOG dan pihak lainnya untuk memberikan penjelasan yang lebih terperinci:

  • Aterm awal atau early term: 37 minggu 0/7 hari hingga 38 minggu 6/7 hari.
  • Aterm penuh atau full term: 39 minggu 0/7 hari hingga 40 minggu 6/7 hari.
  • Aterm akhir atau late term: 41 minggu 0/7 hari hingga 41 minggu 6/7 hari.
  • Postterm: 42 minggu 0/7 hari dan seterusnya.

Walaupun demikian, Better Health Channel menekankan bahwa ibu yang melahirkan pada rentang 37-42 minggu masih dianggap memiliki kehamilan cukup bulan. Terutama karena beberapa wanita mungkin tidak pasti tentang tanggal menstruasi terakhir mereka. Kelahiran prematur merupakan bayi yang lahir sebelum mencapai usia 37 minggu kehamilan, sementara kelahiran setelah minggu ke-42 dianggap terlambat. Kelahiran prematur bisa membawa risiko kesehatan bagi bayi baik saat lahir maupun dalam jangka panjang. Sebaliknya, pada kasus kelahiran yang terlambat, biasanya dilakukan induksi persalinan untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengetahui Usia Kehamilan?

Mengapa Mengalami Kehamilan Aterm itu Penting?

Rentang waktu yang lebih spesifik ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan lebih dalam terhadap bagaimana kehamilan berlangsung serta kondisi janin berkembang pada tahap-tahap akhir. Realitanya, karakteristik bayi yang lahir dalam jangka waktu 5 minggu, mulai dari tahap pra-term hingga pasca-term, sangatlah beragam.

Kondisi perkembangan bayi paling optimal terjadi ketika kelahiran terjadi pada minggu ke-39 dan ke-40 kehamilan. Dalam hal ini, bayi yang lahir sebelum mencapai 39 minggu usia kehamilan memiliki risiko terjadinya masalah pada fungsi pernapasan, proses makan, serta kesulitan dalam mengatur suhu tubuh. Selain itu, bayi-bayi tersebut cenderung memerlukan perawatan intensif di unit neonatal, lebih rentan terhadap infeksi, dan menghadapi kesulitan dalam proses belajar di kemudian hari.

Dengan demikian, menunggu hingga mencapai usia kehamilan 39 minggu memberikan bayi waktu yang diperlukan untuk mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Antara minggu ke-37 dan ke-39 kehamilan, organ penting seperti paru-paru, hati, dan otak bayi mengalami periode pertumbuhan yang sangat penting.

Manfaat Kehamilan Aterm bagi Bayi

Aterm adalah kehamilan yang memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan ibu dan bayi. Berikut manfaat kehamilan aterm bagi bayi:

1. Bayi Sehat Optimal

Manfaat kehamilan aterm adalah memungkinkan bayi untuk mencapai tahap kematangan yang optimal sebelum lahir. Organ-organ penting seperti paru-paru, otak, hati, dan sistem pencernaan telah berkembang dengan baik yang membantu dalam adaptasi awal bayi terhadap lingkungan di luar rahim.

2. Mendukung Proses Menyusui

Bayi yang lahir dalam kehamilan aterm cenderung lebih siap dan mampu untuk menyusu dengan baik. Ini adalah hal penting dalam memberikan asupan nutrisi yang optimal pada awal kehidupan karena ASI memiliki manfaat kesehatan yang penting bagi bayi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Merasakan Gerakan Janin Usia 3 Bulan?

3. Mengurangi Risiko Gangguan Kesehatan

Bayi yang lahir pada usia kehamilan aterm memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan, infeksi, dan kesulitan mengatur suhu tubuh. Masa kematangan yang lebih baik membantu mengurangi risiko kondisi medis yang dapat mempengaruhi bayi pada awal kehidupannya.

4. Proses Persalinan Menjadi Lebih Baik

Manfaat lain kehamilan aterm adalah untuk mendukung proses persalinan yang lebih alami dan lancar. Tubuh ibu dan bayi lebih siap secara fisik dan fisiologis untuk menghadapi proses kelahiran. Ini dapat mengurangi kemungkinan intervensi medis yang lebih intensif yang mungkin diperlukan pada kehamilan yang tidak mencapai tahap aterm.

5. Waktu Pemulihan Ibu Lebih Pendek

Kelahiran bayi pada usia kehamilan aterm umumnya berhubungan dengan pemulihan ibu yang lebih cepat. Tubuh ibu memiliki waktu cukup untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi selama kehamilan sehingga pemulihan pasca persalinan biasanya lebih mudah.

Aterm adalah usia kehamilan yang normal Yuk ketahui manfaatnya bagi ibu dan janin

Manfaat aterm salah satunya mendukung proses menyusui menjadi lebih baik.

Tips Agar Mendapatkan Kehamilan Aterm

Mendapatkan kehamilan aterm adalah salah satu tujuan yang diinginkan oleh banyak calon ibu. Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan kehamilan aterm:

1. Perawatan Prenatal yang Teratur

Mulailah perawatan prenatal segera setelah mengetahui Anda hamil. Mengikuti jadwal pemeriksaan medis yang teratur dengan dokter atau bidan akan membantu memantau perkembangan kehamilan Anda. Ini juga memungkinkan deteksi dini masalah potensial yang dapat memengaruhi waktu kelahiran.

2. Gaya Hidup Sehat

Pola makan seimbang dan gaya hidup sehat memiliki dampak besar pada perkembangan janin dan waktu kelahiran. Pastikan Anda mendapatkan nutrisi yang cukup, termasuk asam folat dan zat gizi penting lainnya. Hindari merokok, minuman beralkohol, dan obat-obatan terlarang, karena mereka dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Baca Juga: 11 Cara agar Luka Jahitan Cepat Kering Pasca Melahirkan

3. Olahraga yang Tepat

Aktivitas fisik yang seimbang dan aman selama kehamilan dapat membantu mempertahankan kesehatan dan kebugaran. Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan profesional kesehatan Anda untuk memastikan jenis dan tingkat olahraga yang sesuai untuk kondisi Anda.

4. Kelola Stres

Stres berlebihan dapat memiliki dampak negatif pada kehamilan. Temukan cara untuk mengelola stres Anda, seperti dengan meditasi, yoga, relaksasi, atau berbicara dengan profesional terapi jika diperlukan.

5. Edukasi dan Konsultasi

Pelajari lebih lanjut tentang perkembangan kehamilan dan persalinan dengan membaca buku, mengikuti kelas kehamilan, atau berbicara dengan dokter atau bidan.

Penting untuk diingat bahwa setiap kehamilan unik, dan beberapa situasi medis mungkin memerlukan penanganan yang berbeda. Meskipun demikian, upaya untuk mencapai tahap kehamilan aterm dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan ibu dan bayi. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan untuk perencanaan ini.

Telah direview oleh dr. Abigail Cheryl A.G

Source:

Tim Konten Medis

Terakhir diperbarui pada 22 November, 2023
Dipublisikan 23 Oktober, 2023