Coba 7 Cara Program Cepat Hamil

Coba 7 Cara Program Hamil (Promil) Ini agar Cepat Hamil

Coba 7 Cara Program Cepat Hamil

Ketika memutuskan menikah, Anda sudah siap untuk membina sebuah keluarga. Meskipun ada pasangan yang memilih menunda memiliki momongan. Namun, tak jarang banyak juga pasangan yang menantikan buah hati. Sayangnya, kehamilan menjadi proses kompleks dan banyak hal yang memengaruhinya. Sebagian wanita dapat hamil dengan cepat. Sementara yang lain mungkin membutuhkan waktu dan usaha untuk mendapatkannya. Jika Anda sedang mencoba hamil atau melakukan program hamil (promil). Cari tahu 7 cara program hamil atau promil agar cepat hamil berikut!

Baca Juga: Rahasia Kesuksesan Program Kehamilan dengan Akupunktur

Kesuburan dan Kehamilan

Waktu yang dibutuhkan untuk hamil bagi setiap wanita pun berbeda. Sebagian besar pasangan akan hamil dalam waktu satu tahun bila mereka berhubungan seks secara teratur dan tidak menggunakan kontrasepsi. Namun, wanita menjadi kurang subur seiring bertambahnya usia. Selain itu, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi peluang pasangan untuk hamil meliputi:

  • Usia 30-40-an menurunkan peluang untuk hamil
  • Kesehatan secara umum, penyakit atau kondisi medis dapat memengaruhi kesuburan
  • Kesehatan reproduksi (infeksi, saluran tuba yang tersumbat, endometriosis atau jumlah sperma yang rendah)
  • Gangguan hormonal (endokrin), seperti PCOS dan masalah tiroid atau kelenjar hipofisis
  • Gangguan fisik (obesitas, anoreksia nervosa atau olahraga berlebihan)
  • Menopause
  • Siklus menstruasi tidak teratur; wanita yang memilii siklus tidak teratur membuat sulit untuk menghitung kapan akan ovulasi sehingga sulit mengetahui waktu yang ideal untuk berhubungan seks
  • Frekuensi seks; semakin jarang Anda berhubungan seks, maka semakin kecil kemungkinan untuk hamil.

Baca Juga: Belum Hamil? Yuk, Lakukan Pemeriksaan Kesuburan!

Berbagai Cara Cepat Hamil

Kenyataannya proses kehamilan tidak cukup dengan berhubungan seksual saja. Selain ada berbagai cara program hamil atau promil agar cepat hamil dan meningkatkan peluang kehamilan di antaranya:

1. Memahami Siklus Menstruasi

Bagi pasangan yang ingin memiliki momongan, pastikan mengetahui lebih banyak siklus menstruasi. Siklus seorang wanita dimulai pada hari pertama saat menstruasi terjadi dan berakhir pada hari sebelum siklus berikutnya dimulai. Periode menstruasi memakan waktu 21-35 hari atau lebih. Waktu ovulasi biasa terjadi pada 12-14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya. Waktu ovulasi membantu Anda untuk menyadari tanda-tanda ovulasi, seperti perubahan lendir serviks yang menjadi tipis dan licin. Masa ovulasi membuat Anda memperdiksi waktu terbaik untuk hamil.

2. Rutin Berhubungan Seks

Selain memahami siklus menstruasi, sebaiknya pasangan sering berhubungan seksual. Atur waktu seks dengan sistematis. Anda juga perlu memastikan kapan seorang istri mengalami masa subur. Mengingat peluang sperma untuk membuahi sel telur cukup kecil. Peluang terbaik hanya 3-5 hari menjelang ovulasi dan hari ovulasi itu sendiri.

Dokter akan menyarankan hubungan seksual setiap hari mulai minggu sebelum ovulasi atau dimulai setelah akhir menstruasi. Anda dapat berhubungan seks setidaknya 2-3 kali dalam seminggu. Selama pria memiliki jumlah sperma normal berhubungan seks setiap hari dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil.

3. Menjaga Berat Badan Ideal

Kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan secara signifikan dapat menghambat ovulasi normal. Penurunan berat badan dapat mengubah kadar hormon yang menyebabkan infertilitas. Obesitas membuat Anda rentan mengalami keguguran, diabetes gestasional, preeklamsia, bayi terlahir besar, atau cacat lahir tertentu.

Jadi, pastikan untuk menjaga berat badan yang sehat. Berbicara tentang sperma, hindari menggunakan pakian ketat yang berdampak negatif pada jumlah sperma pria. Penelitian dalam jurnal Human Reproduction menyebutkan asupan kedelai dapat mengurangi konsentrasi sperma.

Coba 7 Cara Program Hamil (Promil) Ini agar Cepat Hamil

Masalah tiroid bisa menyebabkan wanita sulit hamil.

4. Pemeriksaan Prakonsepsi

Lakukan pemeriksaan dengan dokter dan lengkapi suplemen untuk meningkatkan kesuburan. Vitamin asam folat dapat melindungi calon bayi terhadap cacat lahir. Asam folat dapat bekerja pada tahap awal kehamilan. Jadi, itulah pentingnya untuk mencukupi kebutuhan asam folat bahkan sebelum Anda hamil. Jika Anda memiliki masalah medis yang mendasarinya, maka dokter perlu mengobatinya untuk mewujudkan kehamilan dengan aman.

5. Melepaskan Alat Kontrasepsi

Jika Anda masih menggunakan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan sebaiknya hindari. Pastikan Anda melepaskan alat kontrasepsi sebelum merencanakan kehamilan. Jika jenis alat kontrasepsi Anda mengandung kombinasi hormon, seperti pil KB, pil mini, suntik KB, atau KB spiral (IUD) sebaiknya lepaskan dari jauh hari. Jenis kontrasepsi hormonal membutuhkan waktu beberapa saat untuk kehamilan terjadi. Sebagai contoh, Anda perlu menghentikan suntik KB 9 bulan sebelum program hamil.

Baca Juga: Metode Bayi Tabung ICSI dan IMSI untuk Meningkatkan Peluang Kehamilan

6. Hindari Stres

Apa pun penyakit yang Anda alami termasuk gangguan kesuburan cobalah untuk tetap tenang. Hindari memikirkan sesuatu yang membuat Anda semakin depresi dan stres. Meskipun stres tidak akan menghalangi Anda untuk hamil, tetapi pertimbangkan untuk meminimalkan stres. Jadi, saat Anda santai, maka Anda akan semakin baik. Anda bisa mencoba akupunktur untuk membantu mengurangi stres. Olahraga juga dapat meningkatkan hormon kortisol dan epineprin sebagai anti depresan. Hindari melakukan tindakan menyimpang untuk menghindari stres, seperti minum alkohol.

7. Hidup Sehat

Cara terbaik untuk meningkatkan peluang Anda hamil dengan melakukan gaya hidup sehat. Tak hanya membantu program kehamilan saja, hidup sehat juga bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan. Konsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang serta rutin olahraga menjadi salah satu cara untuk hidup sehat. Kebiasaan negatif, seperti merokok dan konsumsi alkohol dapat memengaruhi kesuburan.

Selain itu, pastikan Anda mencegah infeksi menular seksual, seperti gonore yang menjadi penyebab utama infertilitas bagi wanita. Perilaku hidup sehat di atas dapat membantu Anda meningkatkan kesuburan termasuk mencukupi waktu istirahat. Sebagai contoh, jika Anda bekerja secara teratur pada waktu malam hari atau shift malam sebaiknya untuk cukup tidur saat tidak bekerja.

Baca juga: Rincian Biaya Program Bayi Tabung Sesuai Siklus IVF

Itulah seputar cara program hamil atau promil agar seseorang cepat hamil. Ternyata tidak sebatas melakukan hubungan seksual saja cara agar cepat hamil harus didukung dengan gaya hidup sehat. Pilihan hidup sehat juga diperhitungkan untuk meningkatkan kesuburan Anda. Pastikan menerapkan perilaku hidup sehat, menghindari rokok dan alkohol. Pilihlah makanan yang bergizi, hindari juga asupan kafein di bawah 200 miligram sehari.

Lakukan olahraga secukupnya karena terlalu banyak aktivitas fisik yang kuat dapat menghambat ovulasi dan mengurangi hormon progesteron. Jika Anda mencoba hamil selama 1 tahun tanpa hasil yang optimal segera bicarakan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan dan perencanaan kehamilan.

Telah direview oleh dr. Giovanni Danang C.

Source:

Terakhir diperbarui pada 23 November, 2023
Dipublisikan 11 Agustus, 2023