10 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Berbagai Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

10 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Berbagai cara memperbanyak ASI secara alami dapat dilakukan dengan sering menyusui. Ketika bayi menyusu lebih sering, payudara akan menerima lebih banyak rangsangan untuk memproduksi ASI. Selain itu, masih ada berbagai cara memperbanyak ASI secara alami yang dapat Anda lakukan. Selengkapnya di bawah ini.

Kapan Jumlah ASI akan Banyak/Deras?

Jumlah ASI akan banyak atau deras pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Pada minggu pertama setelah kelahiran, produksi ASI akan dimulai dengan sekresi awal yang disebut kolostrum. Kolostrum adalah cairan kuning keemasan yang kaya nutrisi dan antibodi untuk membangun sistem kekebalan tubuh bayi.

Kemudian, sekitar 2-5 hari setelah melahirkan, produksi ASI akan mulai meningkat bertahap menyesuaikan kebutuhan bayi dan ASI akan mulai berubah menjadi susu matang. Saat bayi menghisap payudara ibu akan mengaktifkan hormon oksitosin dan terjadi Let Down Refleks (LDR), biasanya ibu akan merasakan payudaranya terasa penuh dan aliran ASI menjadi lebih kuat saat menyusui. Produksi ASI akan cenderung menyesuaikan diri dengan kebutuhan bayi Anda.

Baca Juga: Manfaat ASI Bagi Bayi dan Ibu

Apa Saja Tanda ASI Banyak?

Tanda-tanda ASI deras atau produksi ASI yang cukup melimpah dapat berbeda pada setiap ibu, tetapi beberapa tanda umumnya:

1. Payudara Terasa Penuh
Ketika produksi ASI bertambah, payudara akan mulai terasa penuh. Menyusui bayi atau memompa payudara jangan menunggu sampai payudara terasa bengkak dan penuh sekali. Hal ini karena akan mengaktifkan hormon yang dapat mengurangi produksi ASI.

2. Aliran ASI yang Kuat
Saat menyusui, aliran ASI terasa lebih kuat dan kencang. Hal ini terkadang bisa menyebabkan bayi mengalami kesulitan dalam menyusu. Namun, seiring berjalannya waktu, bayi akan beradaptasi dengan aliran ASI yang deras.

3. ASI Rembes
Ketika produksi ASI melimpah, kadang-kadang ASI dapat keluar dari payudara tanpa disengaja saat tidak sedang menyusui. Meski tidak berbahaya, kondisi ini terkadang membuat ibu merasa tidak nyaman. Ibu dapat menggunakan breastpad.

4. Berat Badan Bertambah Sesuai Grafik Pertumbuhan Bayi
Ketika bayi terlihat tenang dan senang setelah menyusu dengan menunjukkan penambahan berat badan yang sesuai dengan usianya.

Berbagai Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

ASI (Air susu ibu) adalah asupan penting bagi bayi baru lahir untuk menunjang tumbuh kembang anak. Namun, tidak semua ibu yang baru melahirkan dapat memproduksi ASI secara cukup. Jika suplai ASI rendah, tingkatkan Produksi ASI dengan melakukan beberapa langkah, berikut:

1. Meningkatkan Frekuensi Menyusui
Ketika bayi menyusu lebih sering, payudara akan menerima lebih banyak rangsangan untuk memproduksi ASI. Cara ini efektif untuk meningkatkan pasokan ASI. Jadi, berikan kesempatan untuk bayi lebih sering menyusu. Semakin sering bayi menyusu, maka semakin sering payudara mendapat stimulasi, dan tubuh dapat memproduksi ASI lebih banyak.

Baca Juga: ASI Eksklusif Adalah: Manfaatnya untuk Ibu dan Bayi

2. Menghindari Stres
Stres dapat memengaruhi produksi hormon yang bertanggung jawab dalam produksi ASI, yaitu oksitosin dan prolaktin. Oksitosin merupakan hormon yang penting dalam merangsang keluarnya ASI dari payudara. Sementara itu, hormon prolaktin bertanggung jawab dalam merangsang produksi ASI. Stres dapat mengganggu kinerja kedua hormon tersebut sehingga memengaruhi jumlah ASI yang keluar.

3. Rutin Memompa ASI
Memompa ASI secara teratur memberikan stimulasi tambahan pada payudara dan merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI. Hal ini dapat membantu membangun persediaan ASI yang lebih besar dan memenuhi kebutuhan bayi.

4. Memijat Payudara
Memijat payudara secara lembut dapat membantu memperbanyak produksi ASI. Pijatan yang diberikan pada payudara dapat merangsang aliran darah dan membantu merangsang kelenjar susu yang bertanggung jawab dalam produksi ASI. Sebelum mencobanya, konsultasikan dahulu dengan dokter mengenai teknik pijatan yang benar.

5. Menyusui dari Kedua Sisi Payudara
Pastikan menyusui dari kedua sisi secara bergantian, payudara yang satu akan memberikan stimulasi kepada payudara lainnya sehingga merangsang produksi ASI lebih banyak. Selain itu, menyusui dari kedua sisi juga dapat membantu menjaga keseimbangan produksi ASI dan kelancaran aliran ASI di kedua payudara.

6. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Selama Menyusui
Selama menyusui, tubuh memerlukan asupan makanan yang cukup dan kaya nutrisi untuk mendukung produksi ASI. Mengonsumsi makanan mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral dapat mendukung produksi ASI yang cukup. Konsultasikan dengan dokter tentang kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan selama menyusui.

7. Konsumsi Vitamin Pelancar ASI
Konsumsi vitamin pelancar ASI dapat membantu beberapa ibu dalam meningkatkan produksi ASI. Vitamin yang dapat membantu merangsang produksi ASI antara lain vitamin B6, C, dan E. Namun, tidak semua ibu membutuhkan vitamin pelancar ASI. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

8. Konsumsi Cukup Air Putih
Air merupakan komponen utama dalam susu ibu, sehingga tetap terhidrasi selama menyusui penting untuk produksi ASI yang optimal. Ketika tubuh kekurangan cairan, produksi ASI dapat terpengaruh. Konsumsi cukup air putih membantu menjaga kuantitas ASI yang dihasilkan. Rekomendasi umum konsumsi air putih adalah 8 gelas (sekitar 2 liter) per hari. Namun, setiap individu memiliki kebutuhan cairan yang berbeda-beda.

10. Istirahat Cukup
Tubuh membutuhkan waktu istirahat untuk dapat memulihkan diri dan menjaga keseimbangan hormonal yang berperan dalam produksi ASI. Ketika tubuh kurang istirahat, maka tingkat stres dan kelelahan dapat meningkat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi produksi hormon dalam tubuh, termasuk hormon oksitosin dan prolaktin yang terlibat dalam produksi ASI. Penting untuk menjaga pola tidur teratur dan memprioritaskan waktu istirahat yang cukup.

Berbagai Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

                                           Pastikan menyusui dari kedua sisi bergantian untuk merangsang produksi dan keseimbangan ASI

Baca Juga: Rekomendasi Makanan untuk Ibu Menyusui

Makanan Apa yang Bisa Membuat ASI Banyak?

Makanan dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan produksi ASI. Beberapa makanan yang diyakini dapat membantu meningkatkan ASI termasuk:

1. Bawang Putih
Meski memiliki bau yang menyengat, bawang putih memiliki kandungan senyawa galactagogue yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

2. Oatmeal
Kandungan serat dan zat besi yang ada dalam oatmeal dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

3. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli mengandung zat besi dan kalsium yang penting untuk meningkatkan produksi ASI.

4. Biji Wijen
Biji wijen tinggi akan mineral kalsium sehingga dapat membantu produksi ASI yang lebih banyak.

5. Biji-bijian dan Kacang-kacangan
Biji-bijian seperti, biji rami dan kacang almond mengandung asam lemak omega-3 dan protein yang dapat mendukung produksi ASI.

6. Minuman yang Membuat ASI Banyak
Minuman yang dikonsumsi oleh ibu menyusui dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan produksi ASI. Beberapa jenis minuman yang dapat membuat ASI banyak antara lain:

7. Teh Laktasi
Teh laktasi merupakan minuman yang diklaim dapat membantu memperbanyak produk ASI. Teh laktasi umumnya mengandung campuran herbal yang diyakini memiliki sifat galactagogue, yaitu zat-zat yang merangsang produksi ASI. Beberapa bahan alami yang sering ditemukan dalam teh laktasi adalah adas manis (fenugreek), bunga matahari, kayu manis, atau daun raspberry.

8. Susu Gandum
Susu gandum atau lebih dikenal sebagai susu oat, adalah minuman dari biji gandum yang dihaluskan dan dicampur dengan air. Kandungan beta-glucan yang tergolong tinggi dapat membantu meningkatkan kadar prolaktin dalam tubuh.

9. Air
Air merupakan komponen utama dalam susu ibu, sehingga mempertahankan kecukupan hidrasi tubuh sangat penting untuk produksi ASI yang optimal. Minum air yang cukup membantu memastikan volume dan kualitas ASI agar tetap optimal.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk memperbanyak ASI. Namun, setiap ibu memiliki metode untuk memperbanyak ASI yang bervariasi. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran terkait menyusui, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat.

Telah direview oleh dr. Anastasia Lilian

Source:

Terakhir diperbarui pada 5 Desember, 2023
Dipublisikan 2 Oktober, 2023