Beranda »
Sperma
Menemani langkah Anda dengan informasi medis terpercaya, tips gaya hidup sehat, dan kisah inspiratif seputar perjalanan IVF.
-

Round Spermatid Injection (ROSI) dan Bedanya dengan IVF
Round Spermatid Injection (ROSI) adalah teknik reproduksi berbantu yang menggunakan spermatid bulat, yaitu sel sperma belum matang untuk membuahi sel telur. Berbeda dengan IVF yang memakai sperma matang, ROSI ditujukan…
-

Sperma Kental atau Menggumpal: Penyebab dan Solusinya
Sperma kental sebenarnya cukup sering terjadi sebagian pria dan tidak selalu menandakan adanya gangguan kesehatan. Proses perubahan tekstur dari kental menjadi lebih cair setelah ejakulasi ini dikenal sebagai likuifaksi sperma.…
-

Suplemen untuk Kualitas Sperma: CoQ10, Zinc, L-Carnitine, dan Folat
Suplemen untuk kualitas sperma sering digunakan sebagai vitamin penyubur sperma karena berkaitan dengan jumlah, pergerakan, dan kualitas DNA sperma. Jenis suplemen yang sering direkomendasikan, seperti asam D-aspartat (D-AA), vitamin C,…
-

Faktor Pria dalam Keberhasilan Bayi Tabung
Infertilitas pria bisa karena berbagai hal, mulai dari kelainan anatomi atau genetik, penyakit tertentu, infeksi, cedera, hingga gangguan pada proses produksi sperma. Jika belum berhasil hamil setelah 12 bulan melakukan…
-

Prosedur Pengambilan Sperma Bedah: MESA, PESA, TESA, dan TESE
Proses pengambilan sperma, baik untuk cek kesuburan maupun program bayi tabung, bisa secara medis dan non-medis. Cara pengambilan sperma bedah medis umumnya melalui prosedur TESA, TESE, dan MESA/PESA. Sedangkan non-medis…
-

Azoospermia: Penyebab, Jenis (Obstruktif vs Non-Obstruktif), dan Penanganan
Pria umumnya memiliki sekitar 100-300 juta sperma dalam cairan semen. Azoospermia merupakan kondisi ketika tidak adanya sperma dalam cairan semen. Tanpa sperma dalam cairan ejakulasi, kehamilan secara alami tidak dapat…
-

Penyebab DFI Tinggi pada Sperma dan Faktor Risikonya
DNA Fragmentation Index (DFI) adalah pemeriksaan untuk mengetahui persentase sperma yang mengalami kerusakan atau fragmentasi DNA. Berbeda dengan analisis semen yang hanya menilai jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma, tes DFI…
-

Cara Membaca Hasil Tes DNA Fragmentation Index (DFI)
Cara membaca hasil tes DNA Fragmentation Index (DFI) adalah dengan melihat persentase sel sperma yang mengalami kerusakan atau fragmentasi materi genetik. Pada metode SCSA, DFI di bawah 15% umumnya tergolong…
-

Morfologi Sperma: Bentuk Normal yang Mempengaruhi Kesuburan
Morfologi sperma melihat bagaimana bentuk dan struktur sperma, mulai dari kepala, bagian tengah, hingga ekornya. Bentuk sperma normal memiliki kepala oval, bagian tengah yang baik, serta ekor lurus yang membantu…
-

Astenozoospermia atau Sperma Lemah: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Astenozoospermia (asthenozoospermia) atau sperma lemah adalah kondisi ketika pergerakan sperma berada di bawah nilai normal, yaitu motilitas progresif kurang dari 30% menurut WHO 2021. Kondisi ini sering disebut sebagai motilitas…
Cek kondisi kesuburan dalam 1 menit
Jawab beberapa pertanyaan singkat dan dapatkan hasil personal dari tim dokter kesuburan
