Beranda

Layanan

Preservasi Kesuburan

Preservasi Kesuburan

Ilustrasi preservasi kesuburan: pembekuan sel telur, sperma, dan embrio di Ciputra IVF

Bagi pasien yang akan menjalani pengobatan yang dapat mengganggu kesuburan — seperti kemoterapi, radioterapi, atau operasi tertentu — preservasi kesuburan memberikan kesempatan untuk tetap memiliki anak di masa depan. Prosedur ini melindungi dan menyimpan sel reproduksi (sel telur, sperma, atau embrio) sebelum pengobatan.

Preservasi kesuburan juga merupakan langkah perencanaan keluarga bagi pasangan suami-istri yang ingin menjaga kesuburan sebelum terjadi penurunan alami seiring usia. Di Ciputra IVF, program ini dengan teknologi vitrifikasi terkini oleh dokter spesialis dan embriolog berpengalaman.

Halaman detail: Pembekuan Sel Telur · Pembekuan Embrio & FET · Pembekuan Sperma

Siapa yang Membutuhkan Preservasi Kesuburan?

  1. Pasien kanker — Kemoterapi dan radioterapi dapat merusak fungsi ovarium atau testis secara permanen. Pembekuan sel reproduksi sebaiknya Anda lakukan sebelum pengobatan.
  2. Pasien penyakit autoimun — Beberapa terapi imunosupresan dapat memengaruhi kesuburan.
  3. Pasien yang memerlukan operasi organ reproduksi — Pengangkatan ovarium, kista endometriosis, atau operasi pada testis.
  4. Perencanaan keluarga bagi pasangan suami-istri — Kesuburan menurun alami seiring usia, terutama pada wanita setelah 35 tahun. Menyimpan sel reproduksi saat usia produktif menjaga kualitasnya untuk digunakan di kemudian hari.

Penting: Preservasi kesuburan sebaiknya Anda lakukan sesegera mungkin sebelum pengobatan yang berpotensi merusak kesuburan dimulai.

Pilihan Preservasi Kesuburan

Pembekuan Sel Telur

Pembekuan sel telur sebelum pengobatan yang dapat memengaruhi kesuburan atau untuk penundaan kehamilan.

Pembekuan Sperma

Pembekuan sperma menyimpan sampel sperma untuk digunakan di kemudian hari.

Pembekuan Embrio

Pembekuan embrio menyimpan embrio yang sudah terbentuk dari pembuahan sel telur dengan sperma suami.

Proses Konsultasi

Langkah pertama adalah konsultasi kesuburan dengan dokter spesialis. Pada kunjungan awal, dokter akan:

  • Mengevaluasi kondisi medis dan rencana pengobatan Anda
  • Memeriksa cadangan kesuburan melalui USG dan tes darah/analisis sperma
  • Mendiskusikan pilihan preservasi yang paling sesuai
  • Mengatur jadwal tindakan — koordinasi dengan tim onkologi jika perlu

Faktor waktu sangat penting. Untuk pembekuan sel telur, butuh sekitar 2 minggu, sementara pembekuan sperma dapat dilakukan dalam satu kunjungan. Tim Ciputra IVF siap mengatur jadwal dengan cepat.

Tingkat Keberhasilan

Melansir American Society for Reproductive Medicine, teknologi vitrifikasi modern menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi:

  • Sel telur: 85–95% (tergantung usia dan kualitas)
  • Embrio: >95%
  • Sperma: bervariasi tergantung kualitas awal sampel

Tingkat kelangsungan hidup ini berhubungan dengan peluang keberhasilan program reproduksi berbantu, meskipun hasil kehamilan tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor medis lainnya.

Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan

  • Usia saat penyimpanan — Kualitas sel telur menurun signifikan setelah usia 35 tahun, sehingga dapat memengaruhi peluang keberhasilan kehamilan di masa depan. Pengaruh usia pada kualitas ovum
  • Jumlah sel telur atau embrio yang disimpan — Semakin banyak sel atau embrio yang berhasil dokter bekukan, semakin besar peluang keberhasilan kehamilan. Dalam banyak kasus, butuh beberapa siklus stimulasi untuk mendapatkan jumlah yang optimal.
  • Kondisi kesehatan saat program kehamilan — Keberhasilan tidak hanya bergantung pada kualitas embrio, tetapi juga kondisi rahim, kesehatan pasangan, serta riwayat medis secara keseluruhan pada saat embrio digunakan kembali.

FAQ

Berapa lama sel reproduksi dapat disimpan?
Bertahun-tahun tanpa penurunan kualitas, selama penyimpanan dalam nitrogen cair terjaga. Tidak ada batas waktu medis.

Harus dilakukan sebelum kemoterapi?
Ya, sangat dianjurkan. Kemoterapi dapat merusak sel reproduksi secara permanen. Idealnya, pembekuan dilakukan sebelum siklus kemoterapi pertama.

Apakah bayi dari sel beku sehat?
Ya. Penelitian menunjukkan bayi dari sel reproduksi beku memiliki tingkat kesehatan sebanding dengan bayi dari pembuahan alami, tanpa peningkatan risiko kelainan bawaan.

Layanan Terkait

Pelajari detail setiap prosedur: pembekuan sel telur, pembekuan sperma, pembekuan embrio & FET. Mulai dengan konsultasi kesuburan bersama dokter spesialis kami.

Disclaimer Medis

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis. Konsultasikan dengan dokter spesialis untuk evaluasi dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Cek kondisi kesuburan dalam 1 menit

Jawab beberapa pertanyaan singkat dan dapatkan hasil personal dari tim dokter kesuburan

Konsultasi
dengan Dokter Kami

Tim dokter spesialis kami siap
membantu perjalanan Anda.

WhatsApp Kami Temui Dokter Kami
Asesmen Online

Bingung mulai dari mana?

Cek kondisi kesuburan dalam 1 menit
dengan asesmen AI kami.

Mulai Asesmen Gratis →