Beranda

Kegiatan

Fertility Talk Ciputra IVF 2026 Roadshow to Cikarang

roadshow bayi tabung cikarang

Ciputra IVF menyelenggarakan seminar edukasi bertajuk “Meningkatkan Peluang Kehamilan Dengan Program Bayi Tabung” pada Minggu, 28 Juli 2026, pukul 10.00–12.00 WIB di Cikarang. Seminar ini menghadirkan dr. Adrian Setiawan, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan fokus pada endokrinologi reproduksi dan infertilitas, sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada pasangan yang sedang menjalani program hamil, khususnya mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesuburan serta pilihan terapi reproduksi berbantu seperti inseminasi intrauterin (IUI) dan fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung. Ciputra IVF dikenal sebagai klinik fertilitas dan bayi tabung yang menyediakan layanan pemeriksaan kesuburan, program hamil, IUI, dan IVF dengan dukungan tim medis berpengalaman.

Membahas Peluang Kehamilan dan Faktor Penentu Keberhasilan IVF

Dalam pemaparannya, dr. Adrian menjelaskan bahwa keberhasilan program kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari usia wanita, kualitas sel telur, kondisi sperma, keteraturan siklus haid, kondisi tuba falopi, hingga kesehatan rahim dan endometrium. Peserta juga mendapat pemahaman mengenai kapan pasangan perlu mempertimbangkan pemeriksaan lanjutan atau beralih dari program hamil alami dan inseminasi menuju program bayi tabung.

“Setiap pasangan memiliki kondisi kesuburan yang berbeda. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh pada kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, sangat penting untuk menentukan langkah program hamil yang paling tepat,” ujar dr. Adrian dalam sesi edukasi.

Sesi Tanya Jawab: Dari Gangguan Sperma hingga PCOS

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membahas beragam kondisi kesuburan yang kerap dialami pasangan. Salah satu topik yang mengemuka adalah gangguan kesuburan pria akibat infeksi saluran. dr. Adrian menjelaskan bahwa pemeriksaan dapat dilakukan melalui premarital check-up, analisis sperma yang lebih detail, serta pemeriksaan hormon pria bila diperlukan. Ia juga menekankan bahwa jumlah sperma yang rendah dapat menurunkan peluang keberhasilan inseminasi.

Pembahasan lain mencakup unexplained infertility dan Anti-Sperm Antibody (ASA). Menurut dr. Adrian, pada kondisi unexplained infertility, program IVF dapat menjadi pilihan yang lebih dianjurkan, dengan mempertimbangkan hasil analisis sperma secara menyeluruh.

Peserta juga menanyakan peluang kehamilan pada kondisi tuba falopi kiri yang tidak paten. dr. Adrian menjelaskan bahwa inseminasi masih dapat dipertimbangkan apabila ovulasi terjadi pada sisi tuba yang masih baik. Namun, keberhasilan tetap dipengaruhi oleh kualitas sperma, siklus haid, ukuran folikel, serta kondisi endometrium. Pada usia 36 tahun, peluang keberhasilan IVF disebut masih dapat mencapai sekitar 45%, tergantung kondisi masing-masing pasien.

Topik PCOS turut menjadi perhatian peserta. dr. Adrian menyampaikan bahwa IVF dapat menjadi salah satu pilihan terapi bagi pasien PCOS, terutama bila sudah lama menjalani program hamil tanpa hasil. Ia juga menekankan pentingnya penurunan berat badan, perubahan pola hidup, serta penggunaan terapi seperti metformin bila sesuai indikasi dokter.

Pemeriksaan AMH Penting untuk Menilai Cadangan Sel Telur

Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta juga berkonsultasi mengenai cadangan sel telur yang rendah, riwayat operasi, oligoteratozoospermia, dan oligospermia. dr. Adrian menyarankan pemeriksaan Anti-Mullerian Hormone (AMH) untuk mengetahui cadangan sel telur, terutama pada wanita berusia di atas 35 tahun atau pasangan yang telah lama menjalani program hamil tanpa hasil.

Ia menegaskan bahwa usia wanita merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi keberhasilan program IVF. Pada kondisi tertentu, seperti cadangan sel telur rendah atau kualitas sperma yang kurang optimal, program bayi tabung dapat menjadi pilihan yang lebih tepat dibandingkan inseminasi atau upaya kehamilan alami.

Edukasi Berkelanjutan untuk Pasangan yang Mendambakan Buah Hati

Melalui seminar ini, Ciputra IVF berharap semakin banyak pasangan memahami pentingnya evaluasi kesuburan secara komprehensif dan tidak menunda pemeriksaan ketika program hamil belum membuahkan hasil. Edukasi yang tepat diharapkan dapat membantu pasangan mengambil keputusan medis yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing.

Ciputra IVF berkomitmen mendampingi pasangan dalam perjalanan memperoleh keturunan melalui layanan fertilitas yang personal, informatif, dan berbasis teknologi reproduksi modern. Layanan Ciputra IVF mencakup pemeriksaan kesuburan, program hamil, IUI, IVF, hingga berbagai prosedur pendukung sesuai kebutuhan medis pasien.

Tentang Ciputra IVF

Ciputra IVF adalah klinik bayi tabung dan infertilitas yang menyediakan layanan pemeriksaan kesuburan, program hamil, inseminasi buatan, dan fertilisasi in vitro (IVF). Dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas modern, Ciputra IVF berfokus membantu pasangan dalam merencanakan perjalanan kesuburan secara tepat dan penuh pendampingan.

Cek kondisi kesuburan dalam 1 menit

Jawab beberapa pertanyaan singkat dan dapatkan hasil personal dari tim dokter kesuburan

Cek Kesuburan Anda

Gunakan tools interaktif kami untuk memahami kondisi kesuburan Anda.

Bergabung dengan 2rb+ Pasien

“Tim Ciputra IVF mendampingi kami setiap hari. Persiapan yang mereka berikan sangat membantu mental kami.”

— Sarah & Andi