Manfaat Ikan Patin untuk Kesehatan Ibu dan Janin

Manfaat Ikan Patin untuk Ibu Hamil

Manfaat Ikan Patin untuk Kesehatan Ibu dan Janin

Ikan patin memiliki beragam manfaat untuk ibu hamil karena mengandung banyak nutrisi seperti protein, vitamin, mineral, dan asam lemak omega-3 yang sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Artikel ini akan membahas manfaat ikan patin untuk ibu hamil serta berbagai cara mengolah ikan patin yang aman dan sehat bagi ibu dan janin selama masa kehamilan.

Baca Juga: Belut untuk Ibu Hamil: Nutrisi dan Manfaat

Ikan Patin

Ikan patin atau pangasius termasuk jenis ikan air tawar yang populer di Indonesia. Ikan patin dapat dengan mudah di temui di pasar-pasar karena harganya yang cukup terjangkau. Ikan patin memiliki tekstur daging yang lembut dan lezat serta kaya akan nutrisi untuk kesehatan. Berbagai jenis olahan ikan patin dapat dijumpai dengan mudah di restoran-restoran, seperti ikan patin goreng atau bakar, sup ikan patin, gulai, dan sebagainya.

Kandungan Nutrisi Pada Ikan Patin

Ikan patin adalah jenis ikan air tawar yang memiliki banyak kandungan nutrisi. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam ikan patin meliputi:

  • Protein: Ikan patin kaya akan kandungan protein. Dalam satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 20 gram protein.
  • Omega-3: Ikan patin juga mengandung asam lemak omega-3. Satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 0,6 gram omega-3
  • Omega-6: Ikan patin mengandung asam lemak omega-6, tapi kandungannya relatif rendah jika dibandingkan dengan kandungan asam lemak omega-3. Satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 0,3 gram asam lemak omega-6.
  • Vitamin D: Sumber vitamin D yang ada pada ikan patin membantu tubuh dalam proses penyerapan kalsium. Dalam satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 10% dari nilai harian yang direkomendasikan untuk vitamin D.
  • Mineral: Ikan patin juga mengandung beberapa mineral penting yang baik untuk kesehatan seperti selenium, fosfor, dan kalium. Dalam satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 15% dari nilai harian yang direkomendasikan untuk selenium, 20% untuk fosfor, dan 5% untuk kalium.
  • Zat besi: Ikan patin mengandung sedikit zat besi. Satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 0,4 miligram zat besi, yang merupakan sekitar 2% dari nilai harian yang direkomendasikan.
  • Vitamin A, B12, E, dan K: Ikan patin juga mengandung beberapa jenis vitamin B12, dan E. Namun kandungan vitamin A dan K dalam ikan patin tergolong rendah. Dalam satu porsi ikan patin (100 gram) mengandung sekitar 2,8 mikrogram vitamin B12, 0,3 miligram vitamin E, 0,1 mikogram vitamin K, dan sekitar 1% vitamin A dari nilai harian yang direkomendasikan.


Baca Juga: Intip Manfaat dan Keamanan Cranberry untuk Ibu Hamil

Apakah Ikan Patin Aman untuk Ibu Hamil?

Ikan patin merupakan sumber protein dan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan janin selama kehamilan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil sebelum mengonsumsinya.

Pertama, pastikan mendapatkan ikan patin dalam kondisi segar atau telah diolah hingga matang untuk menghindari risiko infeksi bakteri atau parasit yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Kedua, sebaiknya mengonsumsi ikan patin dari sumber yang aman, seperti ikan patin hasil ternak. Ikan patin yang berasal dari alam liar atau tidak dibudidayakan dengan baik berisiko terkontaminasi zat kimia berbahaya seperti merkuri. Meskipun ikan patin tidak termasuk ikan yang tinggi merkuri, hal tersebut tetap harus diperhatikan untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan.

Ketiga, sebaiknya ibu hamil mengonsumsi ikan patin dalam porsi yang seimbang dan tidak berlebihan. Jika perlu bicarakan dengan dokter atau ahli gizi mengenai porsi ikan patin yang aman dikonsumsi selama kehamilan.

Berbagai Manfaat Ikan Patin untuk Kehamilan

Ikan patin yang dikonsumsi semasa kehamilan dapat memberikan beragam manfaat, baik untuk menjaga kesehatan ibu maupun perkembangan janin di dalam kandungan. Berbagai manfaat ikan patin untuk kehamilan antara lain:

1. Membantu Perkembangan Janin

Manfaat ikan patin untuk ibu hamil, ikan patin kaya akan protein dan asam amino esensial yang bermanfaat bagi perkembangan janin di dalam kandungan. Protein yang terkandung dalam ikan patin membantu pertumbuhan otot, kulit, kuku, serta rambut janin. Sedangkan, kandungan asam amino esensial bermanfaat untuk membentuk protein dan membangun sel-sel tubuh janin, termasuk otak.

Baca Juga: Ciri-Ciri Hamil Muda yang Sehat Bumil

2. Membantu Pembentukan Tulang dan Gigi

Selama dalam kandungan, janin membutuhkan banyak asupan kalsium untuk membangun tulang dan gigi yang kuat. Ikan patin mengandung kalsium dan fosfor yang diperlukan oleh janin untuk pembentukan tulang dan gigi. Selain itu, asupan kalsium yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan tulang keropos pada ibu hamil.

3. Meningkatkan Daya Ingat

Ketika hamil, beberapa wanita cenderung mengalami masalah dengan daya ingatnya, sehingga sering lupa tentang sesuatu hal. Kondisi ini akan sangat mengganggu, apalagi jika terjadi sering kali. Mengonsumsi ikan patin saat hamil dapat membantu mengatasi masalah ini. Kandungan asam lemak omega-3 dan protein dalam ikan patin dapat membantu meningkatkan daya ingat wanita saat hamil.

4. Mencegah Kelahiran Prematur

Kelahiran prematur dapat terjadi pada ibu hamil dengan beragam penyebab. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi ikan, termasuk ikan patin, dapat membantu mencegah kelahiran prematur.

Beragam nutrisi yang terkandung dalam ikan patin seperti asam lemak omega-3 dan protein dianggap mampu menurunkan risiko kelahiran prematur. Selain itu, kandungan vitamin D yang ada di dalam ikan patin juga mampu mengurangi kontraksi dini yang memicu kelahiran prematur.

Baca Juga: Buah Bit untuk Ibu Hamil: Manfaat dan Cara Konsumsinya

5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penting menjaga kesehatan tubuh selama hamil agar terhindar dari berbagai infeksi yang dapat mengganggu kehamilan. Ikan patin bisa menjadi salah satu makanan yang dapat membantu menjaga imunitas tubuh. Ikan patin kaya akan protein yang berfungsi memperkuat sistem imun, sehingga daya tahan tubuh ibu hamil dapat terjaga dengan baik.

6. Baik untuk Perkembangan Otak Janin

Ikan patin memiliki kandungan asam omega-3 yang baik untuk perkembangan otak janin. Bentuk omega-3 yang terkandung dalam ikan patin adalah DHA (Docosahexaenoic Acid). Nutrisi tersebut dapat membantu perkembangan jaringan otak dan sistem saraf janin. Selain itu, janin yang mendapatkan cukup asam lemak omega-3 semasa kehamilan, cenderung mengalami peningkatan pada kemampuan motorik, keterampilan sosial, dan skor IQ selama masa kanak-kanak.

7. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Dehidrasi dapat memicu berbagai masalah kesehatan dan memengaruhi perkembangan janin, sehingga ibu hamil wajib menjaga keseimbangan cairan tubuh semasa kehamilan. Kandungan asam amino esensial pada ikan patin membantu menjaga cairan tubuh agar tetap seimbang selama kehamilan.

Baca Juga: Manfaat Daun Bawang untuk Ibu Hamil: Cek Kandungan Nutrisi

8. Membantu Pertumbuhan Jaringan Tubuh Ibu Hamil

Semasa kehamilan, beberapa jaringan tubuh ibu hamil akan mengalami pertumbuhan. Kandungan protein yang tinggi dalam ikan patin dapat mendukung pertumbuhan jaringan tubuh selama masa kehamilan.

9. Mencegah preeklampsia

Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang terjadi akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Preeklampsia sering terjadi ketika usia janin memasuki minggu ke 20 kehamilan atau sekitar trimester kedua. Kondisi ini semakin meningkat pada ibu hamil yang mengalami kekurangan vitamin D. Salah satu cara untuk mencukupi kebutuhan vitamin D dengan mengonsumsi ikan patin.

10. Meningkatkan produksi sel darah merah

Ibu hamil rentan mengalami anemia karena peningkatan kebutuhan zat besi seiring bertambahnya usia kehamilan. Zat besi penting dalam proses pembentukan sel darah merah dan membantu mengedarkan oksigen serta zat gizi ke janin. Ikan patin mengandung zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah pada ibu dan janin dalam kandungan. Oleh karena itu, konsumsi ikan patin dapat membantu mencegah anemia pada ibu hamil.

Manfaat Ikan Patin untuk Ibu Hamil

Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

Baca Juga: Jeruk Nipis untuk Ibu Hamil: Manfaat dan Efek Samping!

Apakah Ikan Patin Mengandung Asam Folat?

Selama kehamilan, asam folat memiliki peran penting untuk perkembangan tabung saraf bayi agar terhindar dari risiko terkena cacat tabung saraf. Selain itu, asam folat juga penting untuk mendukung pembentukan sel, otak, sumsum tulang belakang, sel darah merah dan untuk menjaga daya tahan tubuh. Ikan patin memang tidak banyak mengandung asam folat, hanya sekitar 3 mikrogram dalam satu porsinya (100 gram) yang merupakan 1% dari nilai harian yang direkomendasikan.

Meskipun kandungan asam folat dalam ikan patin tidak terlalu tinggi. Namun, ikan ini masih mengandung banyak nutrisi lainnya yang baik bagi ibu hamil dan janin. Oleh karena itu, untuk dapat memenuhi asupan asam folat selama hamil, sebaiknya konsumsi juga makanan sumber folat lainnya seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, atau suplemen folat yang sudah direkomendasikan oleh dokter.

Apakah Efek Samping Makan Ikan Patin?

Ikan merupakan sumber protein yang tinggi dan mengandung banyak nutrisi penting lainnya. Namun, beberapa ikan juga dapat mengandung polutan seperti merkuri, yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil serta janin.

Merkuri adalah zat beracun yang dapat menumpuk dalam jaringan tubuh dan berdampak negatif pada sistem saraf pusat, terutama pada bayi yang sedang berkembang. Jika ibu hamil terlalu banyak mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri. Hal ini dapat memicu kelainan perkembangan pada janin, termasuk gangguan pada sistem saraf dan perkembangan otak. Pilihan ikan rendah merkuri yang direkomendasikan untuk ibu hamil, seperti ikan salmon, ikan sarden, ikan patin, dan ikan teri.

Selain itu, mengonsumsi ikan dalam jumlah berlebihan juga dapat menyebabkan akumulasi lemak dan kolesterol yang meningkatkan risiko obesitas serta masalah kesehatan lainnya. Oleh karena, sebaiknya ibu hamil wajib berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan informasi terkait jenis dan jumlah ikan yang aman dikonsumsi selama kehamilan.

Berbagai Cara Mengolah Ikan Patin

Ada beberapa cara mengolah ikan patin yang sebaiknya dipertimbangkan. Anda dapat mencoba ikan patin kukus, sup ikan patin hingga gulai ikan patin.

  • Anda dapat memasak dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus. Hindari untuk menggoreng ikan patin. Kadar lemak dalam ikan patin goreng dapat mengurangi nutrisi yang terkandung di dalamnya. Beberapa resep masakan ikan patin untuk ibu hamil yang dapat Anda coba antara lain, sup ikan patin, ikan patin bakar atau gulai ikan patin.
  • Hindari menambahkan pengawet atau bahan kimia lainnya saat mengolah ikan patin. Selalu gunakan bahan-bahan alami dan segar untuk memberikan cita rasa yang sedap pada olahan ikan patin.
  • Pastikan ikan patin yang diolah masih segar dan hindari memilih ikan patin dari sumber yang tidak diketahui.
  • Cuci bersih ikan patin sebelum mengolahnya dan pastikan ikan telah matang sempurna saat akan disajikan.

Secara umum, terdapat banyak manfaat ikan patin untuk ibu hamil. Namun, konsumsi ikan patin saat hamil harus diatur dengan baik agar tidak berlebihan dan tidak berdampak buruk pada kesehatan. Selain itu, memperhatikan cara pengolahannya penting agar tetap aman dan sehat dikonsumsi selama masa kehamilan.

Telah direview oleh Guntur Yohanes

Source:

Tim Konten Medis
Terakhir diperbarui pada 5 Desember, 2023
Dipublisikan 11 Juli, 2023