Ciri-Ciri Hamil Kembar

tanda hamil kembar

Ciri-Ciri Hamil Kembar

Anda sedang mencari informasi tentang ciri-ciri hamil kembar? Atau menginginkan anak kembar? Anda tidak salah lagi semua informasi seputar hamil anak kembar dapat Anda simak lewat ulasan berikut!

Ciri Bentuk Perut Hamil Kembar

Tanda-tanda hamil kembar dapat dilihat dari bentuk perut wanita hamil. Bentuk perut wanita hamil yang mudah diamati adalah ukurannya yang lebih besar. Dapat dikatakan bahwa mereka yang hamil anak kembar memiliki ukuran perut 20% lebih besar dari perut kehamilan tunggal walaupun mereka berada di usia kehamilan yang sama. Selain ukuran secara berat pun, wanita yang hamil anak kembar memiliki beban berat lebih banyak.

Perbedaan Hamil Kembar dan Tunggal

Ketika Anda hamil anak kembar dan hamil anak tunggal tentu berbeda kondisinya. Berikut beberapa perbedaan hamil kembar dan tunggal yang dapat Anda perhatikan:

  1. Tingkat kelelahan
    Ketika Anda hamil anak kembar, tentu tingkat kelelahan akan jauh dua kali lipat. Milikilah tidur dan istirahat yang cukup jika Anda merasa kelelahan yang ekstra di hari tertentu.
  2. Ukuran perut
    Ketika Anda hamil anak kembar, ukuran perut akan lebih besar sehingga tingkat tekanan dalam perut juga akan meningkat.
  3. Morning sickness
    Ini merupakan fenomena umum yang terjadi saat Anda hamil. Namun, morning sickness akan meningkat lebih parah ketika Anda hamil anak kembar.
  4. Waktu melahirkan
    Waktu normal untuk melahirkan adalah saat memasuki minggu ke 40. Namun, untuk wanita hamil biasanya lahir pada minggu ke 37. Kelahiran lebih cepat ditandai sebagai kondisi normal bagi mereka yang hamil anak kembar.
  5. Proses melahirkan
    Pada wanita yang hamil anak kembar, kemungkinan untuk menjalani operasi caesar akan lebih tinggi dibanding hamil anak tunggal. Walau begitu, ini tergantung kondisi Anda.

 

Baca Juga: Apa itu Eklampsia?

Ciri-ciri Hamil Kembar

Ada ciri-ciri  hamil kembar yang perlu Anda ketahui dan amati. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Morning Sickness
    Orang yang hamil kembar melaporkan peningkatan tingkat mual di pagi hari lebih lama selama masa kehamilan mereka. Jika Anda mengalami mual dan muntah, bahkan setelah 14 minggu masa kehamilan. Hal ini dapat mengindikasikan kemungkinan Anda sedang hamil anak kembar.
  2. HCG Tinggi
    Human chorionic gonadotropin (hCG) merupakan hormon yang diproduksi tubuh selama masa kehamilan. Tingkat hCG dapat diperiksa melalui tes darah. Berdasarkan studi penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2018, wanita yang hamil anak kembar mendapatkan kemungkinan untuk memiliki hCG yang lebih tinggi dari wanita yang hamil tunggal.
  3. Gerakan bayi terjadi lebih awal
    Gerakan bayi biasanya muncul di minggu 18 kehamilan. Ketika Anda memiliki bayi kembar, Anda dapat merasakan gerakan bayi sedikit lebih awal daripada mereka yang hanya memiliki satu bayi dalam janinnya.
  4. Peningkatan berat badan
    Penambahan berat badan umumnya terjadi pada 12 minggu pertama sebanyak 1 hingga 4 pon. Namun, jika Anda hamil bayi kembar peningkatan berat badan akan terjadi lebih cepat pada trimester kedua.

Meskipun ciri-ciri hamil kembar di atas hampir seluruhnya muncul di Anda. Satu-satunya cara untuk memastikan apakah Anda hamil kembar atau tidak adalah dengan pemeriksaan USG.

tanda hamil kembar
portrait of asian mother and baby lifestyle image

Riwayat keluarga kembar membuat seseorang memiliki kesempatan lebih tinggi untuk memiliki bayi kembar.

Baca Juga: Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung

Penyebab Hamil Kembar

Setelah mengetahui ciri-ciri hamil kembar, pembahasan selanjutnya masuk ke tahap penyebab hamil kembar. Hamil kembar terjadi ketika sperma membuahi sel telur untuk membentuk embrio. Namun, jika ada dua sel telur di dalam rahim pada saat pembuahan atau sel telur yang telah dibuahi tersebut terbelah menjadi dua embrio terpisah, maka seorang wanita bisa hamil anak kembar. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab seseorang memiliki bayi kembar. Hal ini tergantung pada usia, riwayat keluarga, dan perawatan kesuburan yang dijalani. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk hamil anak kembar:

  1. Usia wanita
    Jika usia Anda menginjak 30 tahun ke atas saat hamil. Anda memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk melepaskan lebih dari satu sel telur.
  2. Riwayat keluarga kembar
    Jika Anda memiliki gen kembar dalam keluarga Anda, ini membuat Anda memiliki kesempatan lebih tinggi untuk memiliki bayi kembar.
  3. Perawatan kesuburan
    Fertilisasi in vitro (IVF) merupakan perawatan kesuburan yang dilakukan secara hormonal untuk menciptakan kelahiran kembar. Hal ini dikarenakan adanya stimulasi ovarium yang dapat melepaskan lebih dari satu sel telur dalam satu waktu.

 

Cara Hamil Kembar

Jika Anda dan pasangan bercita-cita memiliki bayi kembar. Namun, di antara kalian tidak ada yang memiliki riwayat keluarga “gen kembar”. Maka cara yang dapat Anda lakukan supaya hamil kembar adalah dengan melakukan perawatan kesuburan terutama IVF atau fertilisasi in vitro dan stimulan ovarium. Perawatan ini meningkatkan kemungkinan Anda untuk bisa hamil anak kembar.

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah hamil di usia 30 ke atas. Wanita yang hamil di atas 30 tahun, memiliki potensi untuk hamil anak kembar. Jika Anda tertarik untuk memiliki anak kembar, Anda dapat coba mendiskusikan hal ini dengan dokter kandungan langganan Anda.

Nah tadi adalah informasi seputar kehamilan kembar lengkap dengan tanda-tanda hamil kembar. Terima kasih telah menyimak artikel ini sampai akhir. Informasi ini dapat Anda bagikan pada teman atau keluarga yang juga ingin memiliki anak kembar. Tetap jaga kesehatan dan sampai jumpa di artikel kesehatan lainnya. Lihat perkiraan hari lahir di sini.

Telah direview oleh dr. Febriani K . H

Source:

Terakhir diperbarui pada 5 Desember, 2023
Dipublisikan 14 September, 2023