Makanan agar cepat kontraksi secara alami di antaranya adalah kurma, nanas, pepaya muda, makanan pedas, daun raspberry, hingga minyak jarak. Mengonsumsi makanan ini di kehamilan akhir trimester tiga bisa membantu melunakkan serviks dan merangsang rahim untuk kontraksi menjelang persalinan.
Apa itu Kontraksi Kehamilan?
Kontraksi merupakan salah satu tanda seorang ibu hamil siap melahirkan. Kontraksi terjadi ketika otot-otot rahim mengencang dan mengendur selama beberapa kali.
Proses ini terjadi saat otot rahim mengencang dan mengendur berulang kali untuk mendorong bayi keluar. Ketika masa persalinan sudah dekat, kontraksi akan berlangsung kuat dan teratur. Kemunculannya bisa bertahan sekitar 30 hingga 70 detik, dan datang setiap 5 sampai 10 menit. Kontraksi yang kuat membuat ibu akan kesulitan berjalan atau bahkan berbicara. Ibu akan merasakan rasa sakit di perut dan punggung bagian bawah.
Makanan dan Minuman Apa yang Bisa Mempercepat Kontraksi?
Berikut adalah beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi agar cepat kontraksi:
1. Nanas
Nanas merupakan buah segar yang mengandung banyak manfaat dan nutrisi. Buah ini memiliki kadar vitamin C dan mangan yang tinggi.
Walaupun sampai saat ini belum ada klaim khusus dari uji klinis mengenai pengaruh nanas terhadap percepatan kontraksi. Namun, kandungan enzim bromelain pada buah nanas dapat melunakkan leher rahim dan memicu mulainya kontraksi.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas merupakan opsi populer yang banyak menjadi pilihan ibu hamil untuk mempercepat kontraksi. Berbagai jenis makanan pedas seperti kari, tumisan, dan makanan lain yang mengandung kepedasan cabe dapat Anda coba ketika HPL (Hari Perkiraan Lahir) sudah terlewat.
Walaupun begitu, perlu Anda ingat tidak semua orang dapat mengonsumsi makanan pedas. Pastikan untuk tetap melakukan pertimbangan dengan bijak dan mengonsultasikannya bersama dokter kandungan Anda.
Baca Juga: Perbedaan Kontraksi Palsu dan Asli
3. Kurma
Kurma merupakan buah yang kaya akan serat dan antioksidan sehingga baik Anda konsumsi selama masa kehamilan. Selain membantu menjaga kesehatan tubuh, kurma juga berkaitan dengan manfaat lain yaitu dapat membantu merangsang atau mempercepat kontraksi menjelang persalinan.
Hal ini ada penelitian secara langsung pada beberapa uji klinis. Hasilnya wanita yang mengonsumsi buah kurma pada 4 minggu terakhir sebelum persalinan cenderung tidak membutuhkan induksi, sehingga dapat melahirkan tepat sesuai hari perkiraan lahir atau tidak jauh dari itu.
4. Minyak Jarak
Konsumsi minyak jarak sebanyak 30-60 ml membantu mempercepat kontraksi dengan merangsang pelepasan hormon prostaglandin yang berperan dalam pematangan leher rahim dan memulai proses persalinan.
5. Teh Daun Raspberry Merah
Teh daun raspberry merah efektif dalam mempercepat kontraksi dan proses melahirkan. Dengan meminum teh ini, dapat memberikan tekanan pada dinding rahim sehingga menimbulkan kontraksi dan melancarkan proses kelahiran. Teh daun raspberry merah dapat memberikan tekanan pada dinding rahim.
Baca Juga: Ini Tanda-Tanda Mau Melahirkan yang Harus Ibu Hamil Tahu
6. Pepaya
Pepaya mentah, terutama yang masih hijau mengandung enzim papain dan getah lateks yang dapat merangsang kontraksi otot rahim. Kandungan ini bekerja mirip dengan hormon prostaglandin yang berperan dalam proses persalinan.
Efek tersebut lebih sering terkaitkan dengan pepaya mentah, bukan pepaya matang yang biasa Anda konsumsi sehari-hari. Pepaya matang lebih berfungsi sebagai sumber nutrisi yang membantu menjaga kesehatan ibu selama kehamilan.
7. Akar Manis
Akar manis atau licorice mengandung senyawa glycyrrhizin yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Perubahan hormon ini dapat meningkatkan aktivitas yang berkaitan dengan proses persalinan.
Namun, konsumsi akar manis dalam jumlah banyak dapat memengaruhi tekanan darah dan keseimbangan cairan tubuh. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu hamil jika tidak Anda perhatikan dengan baik.
8. Black Cohosh
Black cohosh merupakan tanaman herbal yang sering digunakan untuk mendukung kesehatan reproduksi wanita. Kandungan aktifnya dapat memengaruhi hormon estrogen dan prostaglandin yang berperan dalam kontraksi rahim.
Efek tersebut dapat merangsang aktivitas otot rahim sehingga kontraksi menjadi lebih aktif. Penggunaannya sering berkaitan dengan upaya alami untuk membantu proses persalinan.
9. Air Kelapa
Air kelapa mengandung elektrolit seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat mendukung fungsi otot, termasuk otot rahim.
Kecukupan cairan dan elektrolit membantu tubuh tetap kuat dan siap menghadapi proses persalinan. Air kelapa juga dapat membantu menjaga stamina ibu menjelang persalinan.
10. Jus Aprikot
Jus aprikot mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan ini membantu menjaga keseimbangan hormon dan fungsi organ reproduksi.
Konsumsi jus aprikot dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil. Nutrisi yang cukup membantu tubuh tetap dalam kondisi optimal menjelang persalinan.
Bagaimana agar Cepat Kontraksi dan Melahirkan?
Selain mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, ada beberapa cara lain yang direkomendasikan agar cepat kontraksi dan melahirkan. Adapun cara tersebut terbagi menjadi dua, secara alami dan medis:
1. Rutin Bergerak
Aktif bergerak ketika masa kelahiran telah dekat, dapat memicu kontraksi dan mempercepat proses kelahiran. Aktivitas tidak perlu berat, cukup dengan berjalan kaki di sekitar rumah atau naik turun tangga juga dapat membantu.
Pergerakan yang rutin dapat membuat bayi secara gravitasi masuk ke saluran kelahiran. Dengan begitu, saluran kelahiran akan mengalami peningkatan tekanan, dan ini dapat membantu memperlebar area serviks Anda.
2. Berhubungan Seksual
Kegiatan ini banyak direkomendasikan untuk mempercepat kontraksi dan proses persalinan. Berhubungan seksual aman ketika mendekati kelahiran, selama air ketuban belum pecah.
Rekomendasi kegiatan berhubungan seksual karena air mani tinggi prostaglandin. Prostaglandin merupakan hormon yang dapat menyebabkan kontraksi pada otot uterus.
3. Orgasme
Orgasme juga disebut efektif dalam mempercepat kontraksi dan proses kelahiran. Suatu orgasme dapat merangsang rahim, dan memicu hormon oksitosin, hormon penyebab kontraksi.
Selain dapat mempercepat kontraksi, hormon yang sama, yang dihasilkan dari proses orgasme juga dapat membantu ibu untuk mengembalikan rahim ke ukuran sebelum proses kehamilan.
4. Stimulasi Puting
Cara alami lainnya untuk mempercepat kontraksi dan melahirkan adalah melakukan stimulasi puting. Ini merupakan metode yang banyak direkomendasikan dan memberikan hasil berupa produksi hormon yang mempercepat kontraksi. Metode stimulasi puting dengan menggosok atau menggulung puting ibu secara lembut, guna merangsang payudara serta melepaskan hormon oksitosin.
5. Penanggalan Membran
Metode ini nantinya dokter akan menggunakan sarung tangan khusus dan memasukkan jari ke dalam vagina dan melalui serviks untuk memisahkan selaput tipis yang menghubungkan kantung ketuban ke dinding rahim. Ketika membran lepas, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut prostaglandin. Ini merupakan hormon yang dapat membantu menyiapkan serviks untuk kelahiran dan menyebabkan kontraksi.
Baca Juga: Perdarahan Post partum, Ketika Perdarahan Hebat Setelah Melahirkan
6. Memecahkan Air Ketuban
Metode ini disebut juga dengan amniotomi. Pada metode ini dokter akan memecahkan kantung ketuban selama pemeriksaan vagina menggunakan kait plastik kecil untuk memecahkan selaput. Jika serviks sudah siap untuk persalinan, amniotomi dapat membantu ibu untuk melahirkan dalam hitungan jam.
7. Memberikan Hormon Prostaglandin
Hormon prostaglandin akan diberikan untuk membantu leher rahim agar semakin matang. Cara kerjanya, hormon prostaglandin dalam bentuk gel atau tablet akan diberikan melalui vagina atau mulut. Proses ini dilakukan dalam semalam, untuk membuat serviks lebih lunak dan menipis agar siap melahirkan.
8. Memberikan Hormon Oksitosin
Hormon lain yang dapat mempercepat kontraksi dan melahirkan adalah oksitosin. Hormon ini biasanya diberikan setelah prostaglandin, dan diberikan melalui infus. Pemberian oksitosin akan diberikan dalam dosis kecil dan meningkat sampai proses menuju persalinan berjalan dengan baik.
Melahirkan merupakan proses yang unik pada setiap orang. Setiap bayi mungkin membutuhkan waktu yang berbeda untuk siap dilahirkan. Oleh karena itu, selain melakukan beberapa rekomendasi di atas untuk mempercepat kontraksi dan melahirkan, ibu hamil juga perlu melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan agar mendapatkan saran perawatan yang aman dan tepat. Sekian artikel mengenai cara cepat kontraksi. Semoga ibu dan bayi sehat selalu, sampai jumpa di artikel lainnya.
FAQ
Makanan pedas merupakan pilihan populer yang banyak dicoba ibu hamil menjelang persalinan. Namun, belum ada bukti ilmiahnya yang secara spesifik membenarkan hal ini dan bukti klinisnya masih terbatas. Makanan pedas juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada ibu hamil.
Sebaiknya hanya setelah hari perkiraan lahir (HPL) sudah terlewat dan atas persetujuan dokter kandungan. Khusus untuk kurma, penelitian menunjukkan manfaat jika dikonsumsi pada 4 minggu terakhir sebelum persalinan. Jangan mencoba merangsang kontraksi terlalu dini.
Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat melunakkan leher rahim dan memicu mulainya kontraksi. Namun, hingga saat ini belum ada bukti dari uji klinis yang secara spesifik mengonfirmasi pengaruh nanas terhadap percepatan kontraksi persalinan.









