Hasil Testpack Positif Samar? Ini 6 Penyebabnya

Hasil Testpack Positif Samar? Ini 6 Penyebabnya

Hasil Testpack Positif Samar? Ini 6 Penyebabnya

Bagi banyak individu, tes kehamilan menggunakan testpack adalah pintu pertama menuju kebahagiaan atau kecemasan. Namun, terkadang hasil testpack tidak langsung memberikan jawaban jelas. Ketika garis atau tanda positif pada testpack terlihat samar, banyak pertanyaan muncul di benak. Mengapa hasilnya tidak begitu jelas? Apakah testpack positif samar mengindikasikan kehamilan atau bukan? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

Arti Testpack Positif Samar

Ketika sedang dalam keadaan hamil, jumlah hormon hCG (human chorionic gonadotropin) dalam tubuh akan meningkat. Peningkatan hormon ini akan terdeteksi melalui sampel darah maupun urine. Alat uji kehamilan yang biasa disebut testpack, dirancang untuk menggunakan sampel urine guna mengetahui apakah hormon hCG hadir atau tidak dalam tubuh.

Apabila hormon hCG tidak terdeteksi dalam sampel urine, hasil dari alat tes akan menunjukkan satu garis. Sebaliknya, bila hormon hCG terdeteksi dalam sampel urine, hasil tes akan memperlihatkan dua garis. Akan tetapi, dalam beberapa situasi, garis kedua yang muncul pada alat uji kehamilan memiliki tampilan samar dan kurang jelas jika dibandingkan dengan garis pertama.

Baca Juga: Petunjuk Cara Penggunaan Test Pack Kehamilan yang Tepat

Penyebab Testpack Positif Samar

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan hasil testpack positif samar atau tidak jelas:

1. Positif Hamil

Hasil testpack positif samar dapat terjadi terutama pada tahap awal kehamilan. Saat seorang wanita hamil, tubuhnya mulai menghasilkan hormon hCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini dihasilkan oleh plasenta setelah sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim. Pada tahap awal kehamilan, produksi hCG masih dalam jumlah yang rendah dan akan terus meningkat seiring dengan perkembangan kehamilan.

Alat testpack dirancang untuk mendeteksi keberadaan hormon hCG dalam urine. Namun, sensitivitas alat ini bervariasi dan ada tespack yang lebih sensitif Dibandingkan dengan satu sama yang lain. Pada tahap awal kehamilan, kadar hCG mungkin masih terlalu rendah untuk terdeteksi oleh alat uji yang kurang sensitif, menyebabkan hasil positif yang samar atau bahkan hasil negatif palsu. Ketika kadar hCG mencapai ambang batas sensitivitas alat uji, baru akan muncul garis yang menunjukkan hasil positif. Ini mengapa tes ulang setelah beberapa hari dapat memberikan hasil yang lebih akurat jika kehamilan benar-benar terjadi.

2. Kerusakan Testpack

Kualitas dan keadaan testpack juga dapat memengaruhi hasil yang ditampilkan. Testpack yang rusak, cacat, atau sudah melewati tanggal kadaluarsa mungkin tidak bekerja sebagaimana mestinya. Komponen dalam testpack, seperti reagen yang mendeteksi hormon hCG, harus dalam kondisi yang baik agar dapat berfungsi dengan baik. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, hasil testpack dapat menjadi tidak akurat.

Jika Anda mendapatkan hasil positif samar atau hasil yang tidak konsisten dengan situasi, disarankan untuk menggunakan testpack yang baru dan belum kadaluarsa. Mengikuti petunjuk penggunaan dengan teliti juga sangat penting untuk meminimalkan risiko kesalahan dalam penggunaan alat ini.

Baca Juga:  Mengapa Bisa Hamil Kembar padahal Test Pack Negatif?

3. Penguapan Sampel Urine

Saat melakukan tespack, Anda harus mengumpulkan sampel urine dalam wadah yang disediakan atau dengan meletakkannya langsung di bawah aliran urine. Sampel urine ini mengandung hormon hCG yang bisa memberikan petunjuk tentang kehamilan. Namun jika sampel urin terlalu lama terkena udara, apalagi wadahnya tidak tertutup rapat atau terdapat celah udara yang memungkinkan terjadinya penguapan, cairan yang terkandung dalam sampel dapat menguap.

Artinya konsentrasi hormon hCG dalam sampel akan menurun seiring berjalannya waktu. Akibatnya, meskipun ada kehamilan yang sedang berlangsung, kadar hCG yang terdeteksi oleh alat tes pack mungkin tidak cukup tinggi untuk menghasilkan garis yang jelas pada tes, mengakibatkan hasil yang positif samar.

Hasil Testpack Positif Samar? Ini 6 Penyebabnya

Penyebab garis test pack samar salah satunya karena produksi hormon hCG yang  tidak stabil seperti pada kehamilan anggur (mola hidatidosa).

4. Hamil Anggur

Hamil anggur adalah kondisi di mana jaringan yang seharusnya tumbuh menjadi janin malah tumbuh secara tidak normal dan menjadi massa seperti kista. Kondisi ini juga dikenal sebagai mola hidatidosa. Dalam kasus hamil anggur, produksi hormon hCG bisa menjadi tidak stabil dan tidak sesuai dengan perkembangan kehamilan normal.

Karena itu, hasil testpack pada kasus hamil anggur bisa menjadi positif samar. Kehamilan ini memang bisa menghasilkan hCG, tetapi pola produksinya bisa sangat berbeda dibandingkan dengan kehamilan normal, yang dapat memengaruhi hasil tes kehamilan.

5. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik merupakan kondisi di mana telur yang telah dibuahi terletak di luar rahim, biasanya dalam salah satu saluran tuba. Kehamilan semacam ini tidak dapat berkembang menjadi janin yang sehat, dan dapat membahayakan ibu jika tidak diobati. Pada kehamilan ektopik, jaringan yang menyusun struktur kehamilan (misalnya, sel telur yang telah dibuahi) juga dapat menghasilkan hormon hCG.

Namun, karena posisi dan perkembangan yang tidak normal, produksi hCG bisa berbeda dengan kehamilan yang berkembang dalam rahim. Akibatnya, hasil testpack pada kehamilan ektopik juga bisa menunjukkan hasil yang samar atau kurang jelas, tergantung pada kadar hormon hCG yang dihasilkan oleh jaringan tersebut.

Baca Juga: Ingin Tahu Tanda-Tanda Hamil 1 Hari? Cek di Sini

6. Gangguan Kesehatan Lainnya

Beberapa masalah kesehatan bisa meningkatkan kadar hormon hCG, bahkan jika tidak hamil. Contohnya:

  • Antibodi Langka: Keberadaan antibodi langka bisa mempengaruhi hasil tes kehamilan dan menunjukkan hasil positif palsu.
  • Kemoterapi: Pengobatan kanker dengan kemoterapi bisa mengganggu hormon hCG dan menghasilkan hasil tes positif palsu.
  • Infeksi Saluran Kemih: Infeksi saluran kemih bisa mengacaukan hormon hCG dalam tubuh, memengaruhi hasil tes kehamilan.
  • Penyakit Ginjal: Gangguan ginjal tertentu yang menyebabkan zat tak seharusnya masuk ke urine bisa memengaruhi hasil tes kehamilan.
  • Tumor Sel Germinal Ovarium: Tumor di ovarium yang berasal dari sel germinal dapat meningkatkan hCG dan menghasilkan hasil tes palsu.
  • Masalah Hipofisis: Kelainan di kelenjar hipofisis bisa memengaruhi kadar hCG dalam tubuh dan menghasilkan hasil tes positif palsu.


Apa yang Harus Dilakukan Jika Hasil Testpack Positif Samar?

Jika merasa ragu dengan hasil yang di lihat, Anda memiliki pilihan untuk melakukan pengujian menggunakan testpack kembali dalam jangka waktu 2 hingga 3 hari atau mungkin hingga 1 minggu kemudian.

Apabila Anda memang sedang dalam kondisi hamil, hormon hCG akan terus meningkat dan ini bisa menyebabkan munculnya garis yang lebih tegas dan terlihat jelas pada alat testpack. Pastikan juga Anda telah melakukan proses penggunaan testpack dengan benar, hal ini akan memastikan hasil yang lebih akurat.

Namun, bila setelah dilakukan tes ulang dan hasilnya tetap sama seperti sebelumnya, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Disarankan untuk menghindari mencoba metode tes kehamilan yang belum terbukti akurat, seperti menggunakan pasta gigi. Selain dari tes urine, dokter bisa merekomendasikan metode lain untuk memastikan kehamilan, misalnya melalui tes darah atau ultrasonografi (USG).

Tes darah memiliki kemampuan untuk mendeteksi kehamilan lebih awal dibandingkan tes urine. Bahkan, tes darah dapat dilakukan sekitar 6-8 hari setelah terjadi pembuahan. Namun, penting untuk diketahui bahwa hasil tes darah memerlukan waktu untuk mengeluarkan hasil yang lebih lama dibandingkan dengan tes urine.

Telah direview oleh dr. Gisela Meydilin Sanjaya

Source:

Tim Konten Medis
Terakhir diperbarui pada 22 November, 2023
Dipublisikan 23 Oktober, 2023